Sistem Pertanian Organik

On 67/100:2

Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan sistem pertanian organik? Cara bercocok tanam yang mirip dengan kelangsungan hidup tanaman yang berada di hutan dinamakan sistem pertanian organik. Karena kesuburan tanaman yang ditanam dengan sistem organik perasal dari bahan-bahan organik yang dibuat secara alami. Pengertian

Lain dari sistem pertanian organik, yaitu sistem pertanian yang penerépannya tidak memakai bahan kimia, tetapi menggunakan bahan-bahar? yang bersifat organik.

Dengan demikian, prinsip sistem pertanian organik. yaitu’sistem pertanian yang berwawasan ‘ gkungan karena tidak menimbulkan masalah pe _ maran dan pengrusakan lingkungan hidup.

1. Penggunaan pupuk Iairinya dilakukan dengan ‘ komposi pupuk kandang, atau guano; 3: Penggdnaan pupuk harus dilakukan dengan -limbah yang berasal dari kandang temak, ’ .Lpemotongan hewan (RPH), atau septic tank; 4. Diupayakan pelestarian terhadap tempat hidup tanaman dengan‘cara pola tanam polikultur.

2 Pada sistem pertanian konvensiohal, untuk tujuan me urkan tanah dan memberantas hama serta penyakit, hampir sebagian bésar menggunakan béhan kimia. Pada sistem pertanian organik, kedua

3. macam kegiatan tersebut tidak dilakukan dengan bah‘an kimia, tetapi menggunakan bahan-bahan organik yang didapat dengan mudah dari alam.

4. Di samping penggunaan pupuk kandang, penanian organik juga memanfaatkan tanamah yang termasuk famili Leguminosae, misalnya kacang-kac‘angan, yang mempunyai bintil akar yang gapat menambahnitrogen dari udara dan kemudian

5. Penggunaan pupuk Iairinya dilakukan dengan ‘ komposi pupuk kandang, atau guano; 3: Penggdnaan pupuk harus dilakukan dengan -limbah yang berasal dari kandang temak, ’ .Lpemotongan hewan (RPH), atau septic tank; 4. Diupayakan pelestarian terhadap tempat hidup tanaman dengan‘cara pola tanam polikultur.

‘ Pada sistem pertanian konvensiohal, untuk tujuan me urkan tanah dan memberantas hama serta penyakit, hampir sebagian bésar menggunakan béhan kimia. Pada sistem pertanian organik, kedua

macam kegiatan tersebut tidak dilakukan dengan bah‘an kimia, tetapi menggunakan bahan-bahan organik yang didapat dengan mudah dari alam.

Di samping penggunaan pupuk kandang, penanian organik juga memanfaatkan tanamah yang termasuk famili Leguminosae, misalnya kacang-kac‘angan, yang mempunyai bintil akar yang gapat menambahnitrogen dari udara dan kemudian Dengan demikian, keadaan hutan dapat memben makan dan perlindungan dengan temperatur yang sesuai, baik untuk hewan besar maupun kecil, seperti serang‘ga, cendawgn, bakteri, atau makhluk hjdup lainnya. Kotoran burung atau hewan lainnya merupakan sumber pupuk alami yang sela|u tersedia, sedangkan daun-daunan yang jatuh dari pohon-pohon besar dapat berfungsi sebagai mulsa yang menjaga kelembapan tanah tempat tumbuh tanaman. «

About Author

monde
"My inspiration for interior design is more historical than traditional"

Related Post

Leave Reply