Cara Memilih Jenis Tanaman Dalam Pola Tanam Polikultur

On 62/100:2

Dalam pola tanam polikutltur, memilih jenis tanaman yang tepat menjadi sangat penting karena tanaman yang tidak sesuai dapat menimbulkan kerugian, salah satu kerugian itu misalnya tanaman akan saling bersaing untuk memeroleh unsur hara. Di samping itu, adanya tanaman jenis Iain dapat mendatangkan hama dan penyakit baru, atau dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tanaman.

Beberapa hal yang perlu driperhatikan ketika memilih jenis tanaman dalam pola tanam polikultur antara Iain sebagai berikut:

1) Penampilan tanaman dan kebutuhan akan sinar matahari

Tanaman akan hidup baikjika memperoleh sinar matahari. Akan tetapi banyaknya sinar matahari yang dibutuhkan setiap, jenis tanaman berbeda. Umumnya, jenis tanaman yang menghasilkan bunga atau buah membutuhkan sinar matahari penuh atau dengan kata lain tidak boleh ternaungi, sedangkan tanaman yang hanya menghasilkan daun masih dapat tumbuh walaupun cahaya matahari sedikit, Dalam hal ini yaitu tanaman buncis merambat dan kapri membutuhkan sinar yang banyak, sedangkan selada dan seledri masih dapat hidup di bawah naungan. Dengan demikian, selada atau seledri dapat ditanam di antara tanaman buncis merambat atau kapri.

2) Kebutuhan unsur hara Dilihat dari kebutuhan unsur hara nitrogen, jenis tanaman sayuran dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

a) Jenis tanaman sayuran yang membutuhkan unsur hara nitrogen dalam jumlah yang lebih banyak, misalnya kubis, selada, bayam,jagung, danlabu.

b) Jenis tanaman sayuran yang membutuhkan unsur hara nitrogen lebih sedikit dibandingkan kalium. Tanaman yang termasuk kelompok ini umumnya jenis-jenis tanaman yang menghasilkan umbi seperti bawang merah, Iobak, ubi kayu, wortel, dan ubi jalar.

c) Jenis tanaman sayuran penghasil nitrogen atau jenis tanaman yang dapat mengikat nitrocgen dari udara dengan bantuan bakteri Rhizoblum

Jenis tanaman yang termasuk kelompok ini yaitu tanaman yang termasuk keluarga Leguminosae, misalnya kacang tanah, kedelai, buncis, kacang hijau, dan kara.

Dengan menggabungkan ketiga kelompok jenis tanaman tersebut, dapat diperoleh hasil yang tinggi karena antartanaman tidak akan terjadi persaingan ketika mengambil unsur hara di da|am tanah.

3) Sistem perakaran tanaman Sistem perakaran yang terdapat pada setiap jenis tanaman berbeda-beda, ada jenis tanaman

yang sistem perakarannya daiam, dangkal, melebar, rimbun, dan sebagainya. Sistem perakaran ini panting untuk menentukan jarak tanam dan memilih jenis tanaman. Tanaman yang dipilih sebaiknya yang memiliki perakaran yang berbeda jika akan ditanam berdekatan. Misalnya buncis dan selada, kede\ai dan bawang merah, selada dan terung, se\edri dan kubis, kubis dan daun bawang, cabai dan daun bawang, serta wortel dan bawang merah.

About Author

monde
"My inspiration for interior design is more historical than traditional"

Related Post

Leave Reply